
BANDARLAMPUNG, SAYLAMPUNG.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mendatangi rumah pasangan suami istri (pasutri) tertimpa pondasi dan tembok saat hujan deras di Gang Kelinci, Jalan Sisingamaraja, Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat.
Pemkot menyatakan ikut berduka cita atas meninggal kedua korban.
“Tadi Wali Kota Bunda Eva Dwiana telepon, meminta kami datang ke rumah duka,” ungkap Asisten III Bidang Administrasi, Umum Ahmad Husna, Sabtu (22/2/2025).
Ia mendoakan almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat qqqqqterbaik di sisi Allah SWT.
Dalam kunjungan ke rumah suka, Pemkot Bandarlampung membawa bantuan beras, air mineral, dan mi instan.
“Bunda Eva juga berpesan agar keluarga korban, khususnya anaknya, dapat bantuan uang tunai. Saat ini masih proses administrasi dibantu camat,” jelas Husna.
Sebelumnya, pasutri mengalami nasib tragis di Gang Kelinci, Gedong Air, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, Jumat (21/2/2025) sekitar pukul 22.15 WIB.
Pasutri bernama Rosmiani (36) dan Heryadi Prabowo (38), ini meninggal dunia akibat tertimbun pondasi dan tembok rumah tetangga yang roboh saat hujan deras.
“Saat ditemukan, mereka masih berada di dapur, terlihat piring berisi makanan di dekatnya,” ujar Lurah Gedong Air, Jarmantoni, Sabtu (22/2/2025).
Jarmantoni menambahkan, anak mereka bernama Rizki (5) selamat. Rizki ditemukan di ruang tamu rumahnya tanpa luka serius.
Jenazah Rosmiani ditemukan Sabtu (22/2/2025), pukul 03.00 WIB, sedangkan Heryadi Prabowo sekira pukul 05.00 WIB. Kedua jenazah dibawa ke Rumah Sakit Daerah dr. A. Dadi Tjokrodipo. (*)